Entah apa yang membuatku ingin
bercerita tentang semua kejadian dulu yang pernah aku alami. Mungkin ini akan
mengikatkan seseorang atau mungkin akan membuat seseorang itu berfikiran aneh
terhadapku. Teman dekatku pasti akan bilang “kamu terlalu frontal rul”. dan
kamu yang aku ceritakan disini pasti berfikiran sama seperti temanku. Maaf jika
aku terlalu frontal hahahaha. Beberapa tahun lagi saat aku membaca postingan
ini, pasti aku akan berfikiran sama “memang benar aku terlalu frontal hahahaha”
mungkin aku akan geli sendiri memabaca semua kejadian yang aku tulis saat ini .
Satu tahun yang lalu tepatnya
tahun 2013 entah kenapa seperti ada karma yang mengunjungiku. Mungkin ini
salahku juga karena tahun lalu (2012) aku tidak meresponmu sama sekali.
Bukannya waktu itu aku tidak mau merespon atau menerima sikap baikmu kepadaku,
tapi waktu itu aku sudah dekat dengan seseorang yang membuatku nyaman. Dulu aku
berfikiran “jika aku dekat dengan
seseorang dan membuatku nyaman aku akan mempertahankannya dan aku tak akan
mengecewakannya”. Mungkin itu yang membuatmu sakit hati, tapi maaf
sebelumnya aku tidak bermaksud seperti itu.
Beberapa bulan sudah aku menjalin
komunikasi dengan teman baruku. Kamu juga tau orang itu. Aku menjalin
komunikasi dengan orang itu baik sekali, hingga aku berfikiran lebih jauh yang
aku harapkan. Ternyata harapan itu tidak berwujud kenyataan. Tepat dibulan
desember 2012 ada berita yang membuatku sakit hati, dia yang kuharapkan dulu
(teman yang baru kukenal) ternyata sudah jadian dengan orang lain. Dan disaat
itu juga kamu datang dengan message yang membuatku merasa sakit hati itu
hilang, tapi tetap saja aku belum meresponmu 100% saat itu.
Tahun 2013 entah bulan apa
tiba-tiba aku merasa kehilangamu. Aku masih ingat semua kejadian ditahun 2012
dimana kamu sedang memperjuangkanku mati-matian. Aku pernah dengar dari teman
dekatku kalau kamu pernah berjanji “iya
aku tau, memang aku tidak baik buat nurul. Tapi aku akan berusaha menjadi lebih
baik untuk dia”. Ini sebuah janji yang selalu ku ingat sampai saat itu.
Disaat aku sedang sibuk kamu selalu datang dengan message-message sederhana.
Maaf juga dulu aku tidak membalas messagemu, aku hanya ingin focus sekolah dan
kalau kamu tau aku masih trauma untuk jatuh cinta lagi.
Kejadian yang membuatku kaget
dan heran dengan sikapmu adalah dimana kamu selalu menanyakan kabarku, meskipun
aku tidak meresponmu saat itu. Aku masih ingat dimana saat aku sedang menunggu
seorang teman untuk pulang bareng dan disitu ada kamu dengan temannmu saat akan
pulang. Saat itu juga ada sebuah message, aku buka ternyata itu dari kamu “ayo pulang bareng”. Aku balas dengan
singkat “ maaf aku lagi nunggu temen”.
Aku lihat ekspresi wajahmu saat itu sangat kecewa, tapi kamu paksakan untuk
tersenyum melihatku saat itu juga. Diperjalananku pulang kamu tak hentinya
message aku “udah sampai mana rul ?”.
Aku heran sama sikapmu saat itu, “aku
udah sampai tuntang, kenapa emang?”. Kamu message lagi “gpp rul, cuman khawatir kok. Hati-hati ya”. Sekitar 20 menit
akhirnya sampai juga di ambarawa, baru lima langkah aku turun dari bus entah
dari mana tiba tiba kamu muncul dengan berbalut jaket baseball warna coklat,
celana pendek, alas kaki yang simple, helm INK unggu dan motor vixion
favoritemu. Sontak aku kaget saat itu.
“pulang bareng sama aku yok rul?”
“maaf aku udah dijemput kakakku”.
“ya udah kalau gitu, hati hati ya”
“iya makasih ya”
“sama sama rul, aku duluan ya”
Kejadian ini yang membuatku
merasa mengecewakanmu saat itu. Pasti kamu saat itu juga tau kalau aku bohong
waktu itu. Maaf sebelumnya ya hahaha.
Aku masih ingat juga saat aku
bertumpuk tugas kamu sering message buat ngajakin main bareng, aku udah bilang
sama kamu kalau aku lagi banyak tugas. Tapi kamu tetep juga ngebet buat main
bareng.“ya udah tugasnya dibuat bareng
aja sama aku, nanti tak bantu kok. Sekalian kita main bareng”. Itu katamu
tapi bermodus buat ngajakin main juga. Tapi sayangnya waktu itu aku sering
banget nolak sikap baikmu itu. Maaf banget ya. Disaat study tour di bandung
kamu masih juga message aku, selalu ngepoin semuanya saat itu. kamu juga pengen
ngajakin ketemu, tapi selalu aku tolak. Disaat aku asik main sama temen temen
kamu berjalan disampingku, tapi aku tak meresponmu sama sekali. Maaf ya.
Setelah kejadian study tour
dibandung, komunikasi aku dan kamu berhenti. Tak ada message sederhana darimu
saat itu. tapi aku jalani saja saat itu dengan baik.
Tepat bulan Juli 2013 aku
merasa kehilangan sosokmu yang sangat baik sekali padaku. Aku merindukaan
sapaan message yang kamu kirimkan, aku merasa aneh akhir akhir ini tak ada yang
mengnganguku saat aku sibuk buat ngajakin main bareng. Aku beranikan diri untuk
chatingan sama kamu difb pertama kali. Akhirnya kamu meresponku dengan baik.
kita sampai sampai lupa waktu, semua hal kita bicarakan entah darimana
berbincangan itu membuatku merasa nyaman dan asik sendiri. Kamu juga pernah
berpesan “rul kalau kamu baik sama orang
tapi itu bukan tulus dari hatimu, mending ngak usah baik-baik lah atau peduli”.
Pesan ini yang membuatku merasa sakit hati saat itu.
Berawal dari chatingan itu aku
masih memberanikan diri buat message kamu lagi. Bulan Agustus ini bnayak cerita
yang kamu ceritakan, dan cerita itu membuat aku merasa kecewa denganmu. Disaat
aku care sama kamu tiba kamu bilang sama aku “ya rul makasih sama perhatianmu, tapi maaf aku ngak bisa perhatian
lagi sama kamu kayak dulu, karena cintaku Cuman satu dan sayangku banyak”.
Ini yang membuatku bingung dan merasa kecewa sekali. Waktu upacara hari pramuka
kita berada dibarisan yang sama, kita sempat kontak mata saat itu. Disaat
pulang tiba tiba kamu messge aku “kamu
ngak asik”. Aku kaget apa yang kamu bicarakan saat itu, disitu aku merasa
bersalah. Kamu message lagi “tadi waktu
upacara aku lihat kamu, tapi kamu palah ngak respon”. Aku merasa bersalah
dan bingung saat itu. kalau kamu tau kejadian yang sebenarnya waktu itu aku
merasa bingung sama sikapmu, aku harus bagaimana? Bulan lalu kamu bilang padaku
kalau aku ngak boleh care sama kamu. Awalnya aku mau menyapamu tapi karena aku
ingat dan masih merasa kecewa dengan message satu bulan lalu jadi aku tak
meresponmu. Jadi maaf sebelumnya.
Agustus ini juga kamu cerita
blak-blakkan tentang keburukanmu yang tidak baik buatku. Aku sontak kaget dan
merasa sangat kecewa sekali, tapi aku masih percaya denganmu. Aku percaya kamu
akan merubah sikap sikap buruk itu.
Beberapa bulan akan menuju
akhir tahun kita hilang kontak. Sama sama ngak ngasih kabar dan kamu berubah
sangat cuek sekali. Tapi aku masih tetap saja message kamu, meskipun tak pernah
dibalas. November ini ada tes akhir semester, aku sering nyemangatin kamu lewat
message. Tapi jarang sekali kamu balas juga. Diperjalananku pulang setelah tes
praktik kita ternyata bertemu di jalan, dimana kamu pulang setelah les GO.
Sepatah kata keluar dari mulutmu saat itu “maaf
ngak tak bales, aku ngak punya pulsa”. Akhirnya beberapa hari ini akau
message kamu, ternyata direspon. Kalau kamu tau saat itu aku sangat bahagia
sekali. Bulan November adalah bulan kelahiranku, aku berharap kamu mengucapakan
meskipun lewat message. Tapi yang aku harapkan saat itu ternyata tak menjadi
kenyataan, mungkin saat itu kamu sibuk dengan duniamu sendiri.
Desember 2013 aku dapat kabar
kalau kamu lagi PDKT sama seseorang yang les juga di GO. Aku kecewa sekali saat
itu. mau cemburu tapi kamu bukan siapa siapa aku. pantas saja kamu pernah
bilang kalau aku ngak boleh terlalu care sama kamu. Mungkin itu benar
perkataanmu, kalau aku terlalu care sama kamu aku akan marasa sangat kecewa
saat kamu dekat dengan orang lain. Aku bingung saat itu mau mempertahankanmu
atau melepaskanmu. Tapi entah kenapa aku masih juga mempertahankanmu juga. Bulan
ini juga aku iseng iseng buat gantungan kunci buat kamu. Entah kenapa aku
membuatnya berwarna abu-abu dengan benang warna biru. Aku ingin sekali
memberikannya secara langsung, tapi karena kamu terlalu sibuk saat itu akhirnya
aku titipkan ke salah satu temanmu. Aku msih ingat juga kamu bilang “makasih ya rul buat gantungannya,
lucu kok. Makasih juga udah jadi obat pelipur laraku”. Di saat aku membaca
messagemu aku merasa senang sekali saat itu meskipun hanya dikatakan menjadi
obat pelipur lara saja. Aku masih takjub sama gebrakan panggungmu saat pensi
disekolah akhir desember 2013, kamu berbalut kaus hitam dengan jaket baseball
coklat celana jins panjang dan bass yang kamu petik saat manggung bersama
bandmu Little Jam. Disaat itu juga aku merasa kagum denganmu.
Januari 2014 hingga pertengahan
april aku sibuk untuk mempersiapkan UN yang akan berlagsung. Lama kelamaan aku
sedikit bisa melupakanmu. Tapi entah kenapa saat bulan maret aku berkeinginan
untuk memberi sedikit kejutan di hari kelahiranmu tanggal 22 Maret 2014, tapi
niat itu aku urungkan lagi. Aku berfikir aku siapa saat itu. aku ubukan orang
special untukmu. Akhirnya aku putuskan hanya member sebuah hadiah kecil
berbentuk boneka fotografer panjangan. Aku memilihnya karena aku lihat kamu
sangat suka dengan dunia fotografi. Boneka itu berbalut kaus berwarna biru
karena aku suka sekali kamu memakai warna biru, dan jam tangan yang membuat
kamu lebih tau waktu. Dan kalau kamu lebih memperhatikan detailnya, di belakang
baku itu bertuliskan inisial namaku NCU.
Bulan april dimana kita sudah
tak disibukkan lagi dengan ujian. Kita sudah bebas untuk bermain. Saat itu juga
temen temen ngadain buat main bareng ke jogja. Sebelum acara itu diadakan temen
temen meeting dulu. Entah dapat kabar darimana ‘kamu’ datang buat kumpul
bareng, di situ aku sontak kaget. Karena baru pertama kali ini kita bertemu
disatu tempat yang sama saat kita tak pernah berkirim pesan. Disitu aku masih
merasa kikuk karena keberadaanmu yang mengejutkanku.
20 Mei 2014 dimana hari itu
merupakan hari kelulusan. Aku bangga dengan hasilku karna akhirnya aku bisa
mengalahkanmu meskipun hanya 0.03. disaat gladi bersih wisuda purna kalau kamu
tau aku pengen banget buat foto bareng. Dan di hari wisudannya 21 Mei 2014 aku
masih masih memiliki harapan buat foto bareng. Seorang temanku mengusahakannya,
temanku bilang kalau kamu mau foto bareng sama aku. tapi kenyataannya waktu
wisuda berakhir kamu lagsung pulang dan lupa sama pesenku tadi, mungkin kamu
sibuk sendiri sama teman temanmu saat itu.
Beberapa minggu setelah wisuda
temen temen ngajakin buat acara bakar-bakaran. Disitu kamu juga diajak, tapi
aku berfikiran kamu tidak bisa datang karna kamu akhir-akhir ini sibuk latihan
sama bandmu. Tapi entah kenapa kamu datang juga saat itu. kedatanganmu
membuatku terkejut saat itu juga.
Akhir akhir dimana setelah
wisuda kamu sering sekali ikut acara kumpul kumpul sama temen-temenku. Ini
juga yang membuatku bahagia saat itu. karena sering kumpul bareng kadang aku
lupa buat ngajakin kamu foto bareng.
Tapi setelah beberapa bulan
wisuda kita jrang sekali ketemu. Kamu sibuk dengan masuk kuliahmu. Aku maklumi saat itu. tapi
setelah tes itu berakhir kamu masih juga sibuk dan sering menolak untuk kumpul
bareng. Aku baru dengar akhirnya kamu diterima di AMIKOM Yogyakarta selamat ya
buat kamu.
![]() |
| Clay fotografer 22 Maret 2013 |
Teman teman sudah
mengingatkanku untuk melupakanmu. Tahun ini aku benar benar ini melupakanmu
meskipun ini sangat susah sekali, entah apa yang membuatku susah melupakanmu.
Ternyata hampir satu tahun lebih aku merindukan sosokmu dan berharap bahwa kamu
akan kembali seperti dulu lagi. Aku suka disaat kamu tertawa lepas, karna
disitu ada sosok yang sangat kurindukan. Semoga kamu masih ingat dengan
ganatungan kunci yang aku berikan berwarna abu abu berbentuk tulisan namamu,
dan clay fotografer. Semoga kau simpan baik baik. Terimaksih karna sudah
membuatku nyaman sama kamu hingga aku tak bisa melupakanmu hahaha. Di Jogja
jaga diri baik baik ya kamu, lekas lulus kuliahnya dan lagsung dapat kerja ya
kamu. Buat bangga orang tuamu. Meskipun kita dipertemukan 3 tahun atau lima
tahun mendatang aku akan ingat sekali dengan sosokmu. Terimaksih ya Fakhri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar